Postingan

Menampilkan postingan dari 2016

Mengharap ketidakpastian

Jumat, 4 Maret 2016 ; 16.05 Sore ini hujan turun tidak deras tidak juga dibilang rintik, tapi hujan ini menyiratkan makna, membawaku pada   cerita tentangmu. Lelaki playboy yang ku puja-puja. Akhirnya aku sampai pada tahap ini. Posisi yang sebenarnya tak pernah kuharapkan sebelumnya. A ku terhempas begitu jauh dan terlalu dalam. Kukira, ini semua benar. Kupikir anggapan tentang hatiku tak pernah salah. Ternyata mengikuti hati itu tak selalu benar dan sekarang menyerah adalah alasan yang kupilih; walau sebenarnya masih ingin memperjuangkanmu. Aku terpaksa berhenti karena tugasku untuk mencintaimu kini telah menjadi tugas barunya. Hariku yang tiba-tiba kosong dan berbeda ternyata cukup membawa rasa tertekan. Sekali aku bilang, ini terlalu berlebihan. Tentu saja kau pikir ini sangat berlebihan karena kau tak ada dalam posisiku, kamu tak merasakan sakitnya jadi aku. Jika aku bisa membaca matamu dan mengerti isi otakmu, mungkin aku tak akan bertahan untukmu sejauh ini. Jika...

Supernova?

19 Desember 2013             Halo Tuan, ingatkah tanggal 19 Desember? Malam ketika tanggal itu, kamu dengan percaya dirimu menyatakan hal yang paling menyentuh; cinta. Tak lama memang waktu kita saling mengenal, berawal dari ejekan-ejekan yang aku lontarkan padamu, berlanjut pada chatting lewat facebook dan berujung entah bagaimana kau memiliki nomor ponselku, hingga kini kau berani menyatakannya padaku—tentang perasaan yang kau anggap aneh.             Halo Tuan, tahukah kamu saat itu aku menerimamu bukan tanpa alasan? Aku merasakan hatiku selalu berdesir saat notifikasi ponselku berbunyi; karna pesan darimu, dan saat sehari saja kau hilang kabar, hatiku risau, yang aku takutkan kamu sedang bercumbu bahagia dengan wanita lain. Aku bodoh? Memang. Secepat itu aku menyukai seseorang yang baru saja kukenal.           ...