Look at me, please boy

Aku tak pernah memaksamu menjadi seseorang yang menyenangkan, tapi selalu menyakiti aku itu bukanlah sesuatu yang lucu... Mungkin kamu tak pernah bermaksud menorehkan luka dikerapuhanku, bahkan kamu tak pernah meminta ku memiliki perasan ini... Tapi aku punya sesuatu yang aku namakan cinta, meski sekencang-kencangnya kuungkapkan berkali-kali, tak pernah sedikitpun membuatmu melihat kearahku... Kamu hanya meliriku sinis, dan berlalu hingga kemudian berakhir dipelukan orang lain. Apa ini ujian darimu, sehingga mencintaimu terasa begitu menyakitkan? Aku sungguh tak ingin sombong, apa yang harus disombongkan dariku. Orang-orang tak ada yang menganggapku menarik, bahkan aku sadar aku adalah wadahnya segala macam kekurangan. Kadang aku merasa tak pantas mencinta kamu yang serba berkelebihan. Tak ada yang pantas disombongkan... Kecuali... Perasaanku... Mungkin nalarku mulai berpikir, buat apa aku mengejar sesuatu yang selalu tega menyeretku hingga terjatuh lemah, menarik hatiku kuat-kuat lalu membuangnya dengan tak kalah kuat... Tapi aku tetap bertahan sampai kau melihat, ada aku disini... Aku yang tak pernah membesitkan pikiran sedikit pun untuk menyakitimu... Aku yang ingin memperhatikan semua hal yang kau butuhkan... Aku yang ingin mengingatkan disaat kau lupa... Aku yang ingin menjadi tempatmu berkeluh kesah, mendengarkanmu marah... Aku yang selalu ada disaat kau butuh sahabat, saudara, entah siapapun aku akan menjadi... Aku yang selalu sabar walaupun kamu berkali-kali tak menepati janji... Aku yang menikmati kau sakiti... Hingga suatu saat kau sadar, aku ada dalam kabut yang kelam, selalu bersuara tapi tak pernah kau dengar... Aku yang sedang berusaha membuatmu memandangku... Tak berhenti memanggil namamu... Hingga kau menoleh dan hanya melihat padaku saja... Hanya padaku....

Komentar

Postingan populer dari blog ini

11 Tahun dan Tetap Berlanjut(?)

When I missing you ..

I pick you